Senin, 07 April 2008

Olimpiade Beijing 2008 Tetap Berlangsung, Dengan Syarat

Lihatlah di saat negara lain dalam posisi "silent", seorang pemimpin berani berbicara dan mencari solusi. Bagaimana dengan pemimpin kita? No Action!!!



Paris (ANTARA News) - Prancis tidak memberikan syarat apapun kepada China berkaitan rencana kehadiran Presiden Nicolas Sarkozy untuk menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Beijing, namun "segala sesuatunya terbuka," kata Menteri Luar Negeri Prancis, Bernard Kouchner, di sini Sabtu.

"Tak perlu ada syarat berkaitan dengan sikap Prancis itu," kata Kouchner kepada televisi France 2. Dia juga mengatakan: "Perkembangan-perkembangan (berkaitan dengan Tibet) tetap harus ditindaklanjuti, dan semua kemingkinan itu terbuka."

Komentar-komentarnya itu disampaikan untuk mengklarisifikasi pernyataan-pernyataan yang disiarkan belum lama oleh Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Perancis, Rama Yade, mengenai sikap Paris terhadap cara China dalam menangani aksi-aksi kerusuhan di Tibet.

Berdasarkan pernyataan itu, tampaknya Prancis akan meningkatkan tekanan terhadap Beijing. Seperti dikutip oleh suratkabar Le Monde, Yade mengatakan bahwa Sarkozy hanya akan menghadiri upacara pembukaan Olimpiade jika China membuka dialog dengan pemimpin spiritual Tibet di pengasingan, Dalai Lama, dan membebaskan para tawanan politik.

China juga harus menghentikan "tindakan kekerasan" terhadap warga Tibet. Yade seperti yang dilaporkan Le Monde mengatakan, bahwa semua ketiga syarat itu `sangat diperlukan` jika Sarkozy akan menghadiri upacara pembukaan Olimpiade pada 8 Agustus.

Yada kemudian membantah bahwa dia telah menggunakan istilah "syarat" dalam wawancaranya dengan Le Monde, yang diakuinya bahwa pada sebagian wawancara itu "mengutip seutuhnya" kata-katanya.

Dia juga mengatakan dalam satu pernyataan, bahwa `Presiden telah mengatakan bahwa semua pilihan terbuka ..."

Komentar Yade ini berawal pada saat ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) Jacques Rogge mengatakan bahwa dia mengamati `tidak adanya momentum` untuk melakukan boikot terhadap pesta olahraga terbesar musim panas itu.

Ketua IOC Rogge juga menegaskan bahwa dia tidak menyesal mempercayakan penyelenggaraan Olimpiade kepada China meskipun kemudian berkembangan kecemasan-kecemasan mengenai rekor pelanggaran HAM negara raksasa itu.

"Kami tidak melihat adanya momentum yang pas mengenai aksi boikot yang dilakukan oleh pemerintah-pemerintah," kata Rogge di Singapura. Namun dia menyadari bahwa pembahasan masalah demikian telah terjadi.

"Masalahnya tergantung kepada para kepala pemerintah untuk memutuskan apakah mereka ingin datang ke Beijing atau tidak. Hal itu bukanlah hal yang membuat IOC seyogianya turut-campur," katanya menambahkan.

Meskun demikian, petinggi IOC itu mengetahui adanya laporan Amnesti Internasional yang menyisyaratkan bahwa catatan HAM China tersebut memburuk dan mengatakan, bahwa pihaknya akan membahas hal itu pada pertempuan-pertemuan di Beijing pekan depan.

Aksi-aksi protes yang dimulai 10 Maret di ibukota Tibet Lhasa terhadap penguasa China di wilayah Himalaya semakin meningkat menjadi kerusuhan dan bahkan menyebar ke daerah-daerah lain di China barat yang sebagian warganya berpenduduk Tibet.

China mengatakan para perusuh Tibet telah menewaskan 20 orang. Namun pemerintah Tibet di pengasingan Sabtu mengatakan, lebih dari 150 korban tewas adalah warga sipil yang dibunuh dalam aksi penumpasan yang dilakukan China.

"Kami takut bahwa jumlah korban itu adalah lebih dari 150 warga Tibet," kata Samdhong Rinpoche, perdana menteri pemerintah Tibet di pengasingan, seperti dilaporkan AFP.

Penguasa komunis China sangat marah terhadap aksi kerusuhan warga Tibet itu, karena kasus tersebut telah membayangi persiapan-persiapan Olimpiade dan mengungkapkan persoalan HAM mereka.

Sedangkan warga Tibet melakukan protes berkaitan apa yang mereka katakan telah terjadi aksi penindasan yang meluas pada hampir selama enam dasawarsa di bawah penguasa China. (*)

Gelar Baru Untuk Yogyakarta ?

Mungkin Anda bertanya-tanya, gelar apa lagi yang akan disematkan ke kota ini selain kota pelajar ? Ya, mungkin gelar baru tersebut layak dipertimbangkan. Coba simak berita yang diambil dari Yogyakarta Pengakses Situs Porno Nomor Satu?

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Maria Ozawa statistik YogyakartaSetelah dulu dikenal sebagai kota kumpul kebo nomor satu di Indonesia, Yogyakarta di internet kini juga dinobatkan sebagai salah satu kota dengan pengakses situs porno numero uno atau nomor satu

Memang tak ada survei yang melakukan riset soal itu. Namun, beberapa waktu lalu Googlepages.com seperti dikutip blog www.ndorokakung.com mencatat bahwa para pecandu internet Yogyakarta ada di ranking satu dalam soal pencarian bintang panas terkenal maria oz*** alias m*y*** (maaf demi kesopanan terpaksa disamarkan) lewat Google.

Maria ini adalah bintang panas berdarah Jepang-Prancis-Kanada. Ia telah berkenalan dengan adegan cinta di usia belia, 13 tahun! Dan setelah itu namanya meroket mengalahkan bintang-bintang panas Jepang lainnya.

Para netter Yogyakarta mengalahkan netter dari berbagai kota di Asia bahkan juga Kanada, tempat asal Maria. Ada di urutan terasa kota yang paling banyak mencari Maria adalah Yogyakarta, disusul Surabaya di nomor dua, Jakarta, Bandung. Setelah itu baru kota-kota lain di luar Indonesia seperti Makati dan Manila (Filipina), Hanoi (Vietnam), Kuala Lumpur (Malaysia), Bangkok (Thailand) dan Singapura.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Berikan komentar ANDA terhadap berita ini....

Kamis, 27 Maret 2008

Tebak - tebakan

apa beda Megi Z sama tukang sayur?
kalo Megi Z teriak 'teganya-teganya', kalo tukang sayur 'togenya-togenya'

kenapa di komputer ada tulisan ENTER?
karena kalo tulisannya ENTAR, programnya 'ngga jalan-jalan, dong.....

siapa nama orang Bali yang hobi travelling?
Made (Made in Japan , Made in China , Made in Thailand )

siapa presiden RI yang paling seksi?
Paha Bibi

siapa wanita paling kuat sedunia?
Nyonya Meneer, berdiri sejak 1812


apa beda onta dan kangkung?
kalo onta di arab, kalo kangkung di urap

kunci apa yang bisa bikin orang joget?
KUNCI-KUNCI HOTA HE

siapa nama orang Jepang yang lahir di puncak Gunung Merapi saat gunung meletus?
Kurasa Takada

ayam apa yang paling kejam?
ayam bakar wong Solo

bagian tubuh manusia apa yang juga digemari manusia sebagai makanan ?
O T O T (ejalah)

Anak Buah Lebih Pintar ?

Anda tentu pernah menonton acara kuis di televisi yang menuntut pengetahuan dan kepandaian pesertanya. Para peserta dalam kuis tersebut tentu terlihat hebat atau pandai. Tetapi bagaimana bila yang begitu pandai adalah anak buah anda ? Lebih pandai dari Anda sendiri ?

Sebenarnya Anda sebagai seorang atasan, tak perlu khawatir dengan kepandaian anak buah Anda. Tak perlu takut mereka akan menjungkalkan Anda. Mari kita simak beberapa tips berikut ini :

1. Sudah seharusnya

Sadarilah bahwa sebagai bos Anda hanya perlu memanage, jadi Anda tidak harus tahu dan bisa segala. Anda hanya perlu memastikan bahwa pekerjaan anak buah Anda tepat waktu dan berjalan dengan baik. Jadi, kalau anak buah Anda pandai itu justru keuntungan. Hidup Anda sebagai bos akan lebih nyaman. Karena anak-anak buah Anda inilah yang akan
menyokong Anda dalam membuat keputusan sebagai atasan.

2. Bicara cepat dan banyak bertanya

Beberapa anak pintar punya kecenderungan bicara cepat. Berlomba-lomba antara apa yang berkelebat di kepalanya dengan daya mulutnya berucap. ltu membuatnya sering bertanya. lni jangan dianggap sebagal intimidasi atau anak sok tahu yang terlalu banyak tanya. Coba tambahkan harapan Anda terhadap pekerjaannya saat Anda memberikan briefing.

3. Cenderung tidak sabar

Sebagian anak buah pintar kadang tidak sabar. Dia bukan hanya tidak sabar pada sekelilingnya, juga pada dirinya sendiri. Orang seperti ini perlu lebih sering diajak bicara. Bahwa bersabar adalah salah satu cara mencapai tujuan. Tipe ini akan senang diberi tugas tambahan. Begitu satu tugas selesai, segera evaluasi, dan berikan tugas baru. Beberapa orang yang cepat punya kelemahan, mereka kurang concern pada detil. lni yang perlu Anda ingatkan berulang kali padanya.

4. "Manfaatkan"

Hampir semua orang perlu pengakuan. Apalagi si cerdas. Apalagi kalau dia menyadari bahwa dirinya di atas rata-rata. Bahkan lebih pintar dari si bos. Anda. Tidak ada salahnya kan orang butuh pengakuan? Kalau tidak segera diakui, dia akan melakukannya dengan cara-cara yang di luar kendali. Dari awal, akui dan beri dia apresiasi. "Wah, kamu hebat sekali di bidang itu. Apa ide kamu kalau soal itu dikembangkan?" Lebih lanjut, ajak dia diskusi dan berpikir. lni akan membuatnya nyaman dan melupakan "rasa hebat"-nya. Hal ini memungkinkan Anda untuk bisa "memanfaatkan" dirinya.

Rabu, 26 Maret 2008

PAHLAWAN TANPA TANDA JASA = PAHLAWAN YANG TERLUPAKAN

Siapa yang tak kenal istilah pahlawan tanpa tanda jasa ? Ya, sebuah ungkapan yang merujuk pada sosok seorang guru. Kata guru sendiri berasal dari Bahasa Sansekerta, yang sebenarnya arti harafiah nya adalah berat. Sedangkan arti umum dalam Bahasa Indonesia adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Guru, sebuah profesi yang termasuk sebagai profesi yang kurang populer. Bagaimana tidak, mulai dari anak kecil hingga remaja jarang ada yang akan mengatakan guru sebagai cita-citanya. Insinyur, dokter, ataupun presiden jauh lebih populer. Apakah profesi sebagai guru adalah sebuah profesi yang hina atau terlarang ? Bukankah seorang dokter pun tidak akan terbentuk tanpa adanya seorang guru ? Tapi realita menjawab lain, nasib seorang guru akan jauh berbeda dengan dokter. Seakan-akan dalam proses pembentukan dokter-dokter tersebut tidak dibutuhkan sosok guru.

Memang di jaman sekarang ini, di mana materi (uang ) adalah tujuan pokok dari setiap pilihan yang ada. Begitu pula dengan pilihan sebagai guru, bisa dikatakan mungkin seseorang menjadi guru hanya karena tuntunan nafkah semata. Tanpa adanya semangat untuk mendidik. Memang realita macam ini bisa saja terjadi. Tapi saat kesejahteraan guru telah terurus dengan selayaknya, bukankah pilihan menjadi seorang guru yang sebelumnya kurang populer bisa menjadi populer ? Dan bukan hanya karena materi, melainkan memang karena adanya jiwa pendidik.

Memang dalam prakteknya, seorang guru juga tak lepas dari berbagai kesalahan atau sekedar gosip miring. Tapi bukankah guru juga sesosok manusia biasa ? Memang, bisa dikatakan bahwa tidak setiap guru memiliki kapabilitas yang bisa dikatakan mumpuni sebagai pengajar. Tapi jika mereka sendiri kurang diperhatikan, apakah layak kita menuntut sesuatu yang lebih dari mereka ?

Mereka adalah ksatria tampa pamrih, pangeran keikhlasan, dan sumur jernih ilmu

pengetahuan di ladang yang ditinggalkan. Sumbangan mereka laksana manfaat yang

diberikan pohon filicium yang menaungi atap kelas kami. Pohon ini meneduhi kami dan

dialah saksi seluruh drama ini. Seperti guru-guru kami, filicium memberi napas

kehidupan bagi ribuan organisme dan menjadi tonggak penting mata rantai ekosistem.

(Dikutip dari Laskar Pelangi karya Andrea Hirata)