Bingung mencari ke mana pergi nya kreatifitas ?
Bingung mengapa seakan-akan pikiran Anda buntu ?
Butuh kreatifitas ?
Mungkin beberapa tips di bawah ini dapat membantu :
1. Tahu Apa Yang Membuat Bergairah
Anda bisa mencapainya dengan menciptakan misi, pedoman, atau hal penting. Dengan menemukan apa yang sungguh-sungguh membuat Anda terinspirasi, Anda memusatkan perhatian pada bakat dan kreativitas. Proses ini penting bagi orang kreatif, terutama yang dilimpahi ide-ide.
2. Temukan Ide
Berapa kali ide-ide luar biasa terhenti sampai akhirnya Anda lupa? Menciptakan sistem untuk menangkap ide tadi, bisa membantu Anda menyadari, Anda punya banyak pemikiran kreatif yang mengagumkan. Anda bisa mencatatnya di buku, PDA, tape recorder, atau HP, yang penting di tempat yang biasa Anda gunakan dan nyaman. Kuncinya, konsisten dan ada variasi.
3. Rapikan Pikiran
Sebaiknya, mulai mencatat kegiatan harian untuk menyimpan pikiran Anda yang mengembara ke mana-mana. Tulis apa saja yang ada dalam pikiran Anda. Buat daftar dari hasil pembicaraan, pengembangan ide-ide baru, dan dokumentasikan impian. Cara ini sangat baik dilakukan di pagi hari saat bangun tidur, dan malam hari ketika akan tidur.
4. Nikmati Ritual Keatif
Ikuti kegiatan yang menyenangkan dan menghibur. Menikmati semangat kreatif ini bisa membuat Anda tetap segar dan mengeluarkan inovasi. Ritualnya bisa sederhana saja, cukup dua menit tertawa secara intens. Tujuannya, memberi inspirasi pada Anda untuk melakukan hal baru dan berbeda, yang bisa mengisi kembali kreativitas dan menstimulasi imajinasi Anda.
5. Sisihkan Waktu Untuk Refleksi & Introspeksi
Sisihkan waktu untuk merenung. Perilaku atau pikiran apa yang menghambat kreativitas berkembang? Bagaimana situasi hidup yang bisa menghilangkan energi hingga mengurangi produksi kreatif Anda? Menyembuhkan diri Anda dari hambatan-hambatan tadi merupakan langkah tepat.
6. Bersyukur
Bersyukur merupakan bagian “terbesar” dari kreativitas. Jika Anda mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih pada hal-hal sederhana, Anda akan diberkahi ide-ide baru. Gunakan catatan harian untuk membuat daftar semua hal yang disyukuri. Jika Anda menderita karena ide terhambat, duduk dan tuliskan 10 hal yang harus disyukuri. Jika Anda mengalami hal-hal yang baik, tuliskan rasa terima kasih Anda.
7. Menghargai
Temukan hal untuk dihargai atas apa pun yang Anda lihat dan alami, misalnya menghargai pribadi, kecantikan, usaha orang lain, atau hasil kerajinan. Perhatikan dan hargai hasil karya yang ada di sekeliling Anda.
8. Ciptakan Komunitas
Ciptakan komunitas agar Anda bisa berbagi minat yang sama. Ceritakan perasaan-perasaan Anda, baik yang membuat bergairah atau sebaliknya seperti keberhasilan, rasa frustrasi, atau hal-hal yang membuat gila. Komunitas bisa Anda jumpai di internet, hubungan telepon, secara perorangan atau lewat cara lain.
9. Abaikan Suara Negatif
Jangan pedulikan suara-suara negatif di kepala Anda yang mengatakan, Anda tak mampu, tak bisa berubah, atau menjadi kreatif bukan untuk Anda melainkan untuk orang lain. Sadari, suara-suara tadi hanyalah ilusi dalam pikiran yang menghambat Anda berkembang mejadi lebih baik.
10. Rayakan Kemenangan Kecil
Kreativitas tak selalu harus muncul dari hal besar atau skala besar. Tindakan berarti bagi seseorang, bisa merupakan kemenangan luar biasa bagi orang lain. Jika Anda mencoba, paling tidak satu di antara tips di atas, yakinlah Anda pasti bisa meraih kemenangan kecil.
Minggu, 31 Agustus 2008
Langkah - Langkah Menumbuhkan Kreatifitas
Diposting oleh windstalker di 00.09 0 komentar
Jumat, 27 Juni 2008
Tips Menghadapi Komplain
Dalam bisnis mungkin berlaku pembeli adalah raja. Tapi bagaimana saat pembeli datang dengan sejuta keluhan atau komplain nya. Jelas diperlukan jurus jitu untuk menghadapinya. Simak tips-tips berikut ini :
1. DENGARKAN
Jangan bersikap defensif. Dengarkan dulu keluhannya. Mereka datang ke kantor Anda tidak sekadar iseng. Mereka harus menyempatkan waktu dan tenaga untuk itu. Malah, mereka yang mengajukan komplain kebanyakan pembeli loyal.
2. BEREMPATI
Mereka datang dengan rasa kecewa atau tidak puas. Soal keluhannya salah atau benar, itu persoalan berikutnya. Mereka akan menghargai empati dan perhatian Anda.
3. INDIVIDUAL
Setiap pelanggan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda. Ajukan pertanyaan hingga Anda dapat menemukan dan menganalisa persoalannya. Ada baiknya Anda bertanya kepada pelanggan, kira-kira apa solusi yang diinginkannya.
4. SELESAIKAN
Walau Anda menanyakan solusi kepada pembeli, selesaikan keluhannya sesuai dengan kebijakan perusahaan. Pilih jalan keluar yang paling fair. Setelah itu, Anda juga perlu mengambil langkah-langkah agar hal tersebut tidak terjadi lagi.
5. LAPORKAN
Setelah solusi disepakati bersama, segeralah ditindaklanjuti. Bila penyelesaiannya membutuhkan wakktu cukup lama, Anda sebaiknya memberikan laporan secara teratur kepada pembeli itu, dan segera memberitahu bila semuanya telah selesai.
6. DICATAT
Buat catatan keluhan yang datang sekaligus solusi yang suah disepakati. Selain agar keluhan tersebut ditindaklanjuti, catatan ini dapat digunakan untuk memperbaiki mutu produk atau layanan.
Diposting oleh windstalker di 11.48 0 komentar
Kamis, 27 Maret 2008
Anak Buah Lebih Pintar ?
Anda tentu pernah menonton acara kuis di televisi yang menuntut pengetahuan dan kepandaian pesertanya. Para peserta dalam kuis tersebut tentu terlihat hebat atau pandai. Tetapi bagaimana bila yang begitu pandai adalah anak buah anda ? Lebih pandai dari Anda sendiri ?
Sebenarnya Anda sebagai seorang atasan, tak perlu khawatir dengan kepandaian anak buah Anda. Tak perlu takut mereka akan menjungkalkan Anda. Mari kita simak beberapa tips berikut ini :
1. Sudah seharusnya
Sadarilah bahwa sebagai bos Anda hanya perlu memanage, jadi Anda tidak harus tahu dan bisa segala. Anda hanya perlu memastikan bahwa pekerjaan anak buah Anda tepat waktu dan berjalan dengan baik. Jadi, kalau anak buah Anda pandai itu justru keuntungan. Hidup Anda sebagai bos akan lebih nyaman. Karena anak-anak buah Anda inilah yang akan
menyokong Anda dalam membuat keputusan sebagai atasan.
2. Bicara cepat dan banyak bertanya
Beberapa anak pintar punya kecenderungan bicara cepat. Berlomba-lomba antara apa yang berkelebat di kepalanya dengan daya mulutnya berucap. ltu membuatnya sering bertanya. lni jangan dianggap sebagal intimidasi atau anak sok tahu yang terlalu banyak tanya. Coba tambahkan harapan Anda terhadap pekerjaannya saat Anda memberikan briefing.
3. Cenderung tidak sabar
Sebagian anak buah pintar kadang tidak sabar. Dia bukan hanya tidak sabar pada sekelilingnya, juga pada dirinya sendiri. Orang seperti ini perlu lebih sering diajak bicara. Bahwa bersabar adalah salah satu cara mencapai tujuan. Tipe ini akan senang diberi tugas tambahan. Begitu satu tugas selesai, segera evaluasi, dan berikan tugas baru. Beberapa orang yang cepat punya kelemahan, mereka kurang concern pada detil. lni yang perlu Anda ingatkan berulang kali padanya.
4. "Manfaatkan"
Hampir semua orang perlu pengakuan. Apalagi si cerdas. Apalagi kalau dia menyadari bahwa dirinya di atas rata-rata. Bahkan lebih pintar dari si bos. Anda. Tidak ada salahnya kan orang butuh pengakuan? Kalau tidak segera diakui, dia akan melakukannya dengan cara-cara yang di luar kendali. Dari awal, akui dan beri dia apresiasi. "Wah, kamu hebat sekali di bidang itu. Apa ide kamu kalau soal itu dikembangkan?" Lebih lanjut, ajak dia diskusi dan berpikir. lni akan membuatnya nyaman dan melupakan "rasa hebat"-nya. Hal ini memungkinkan Anda untuk bisa "memanfaatkan" dirinya.
Diposting oleh windstalker di 17.43 0 komentar